PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (PPM)
MATA PELAJARAN: Bahasa Indonesia
Bab 4: Aksi Nyata Para Pelindung Bumi
A. Identitas Modul
Nama Sekolah : SMP
Muhammadiyah Lajoa
Nama Penyusun : Mila
Amalya Munir, S.Pd.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Fase / Kelas /Semester :
D / VII / Genap
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (1 x 2 JP @ 40 menit)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
B. Identifikasi Kesiapan Murid
Murid
pada umumnya memiliki pengetahuan dasar tentang isu lingkungan dan kepedulian
terhadap alam dari pengalaman sehari-hari, media massa, atau pelajaran
sebelumnya. Minat mereka bervariasi, ada yang sangat peduli lingkungan, ada
pula yang belum terlalu memahami dampaknya. Latar belakang sosial dan budaya
Murid akan memengaruhi perspektif mereka terhadap masalah lingkungan. Kebutuhan
belajar mereka mencakup pemahaman konsep, pengembangan keterampilan berpikir
kritis, kemampuan berkolaborasi, serta ekspresi diri melalui bahasa. Beberapa
mungkin membutuhkan dukungan lebih dalam memahami kosakata baru atau menyusun
argumen, sementara yang lain mungkin siap untuk tantangan yang lebih kompleks.
C. Karakteristik Materi Pelajaran
Materi
pelajaran pada Bab 4 ini berfokus pada pengembangan pengetahuan faktual
(mengenai berita, informasi lingkungan), konseptual (konsep kepedulian
lingkungan, struktur berita, unsur kebahasaan), dan prosedural (menulis berita,
berdiskusi). Materi ini sangat relevan dengan kehidupan nyata Murid karena
membahas isu lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka dan masa
depan. Tingkat kesulitan materi bervariasi, mulai dari pemahaman dasar tentang
berita hingga kemampuan menyusun berita dan berdiskusi secara kritis. Struktur
materi disajikan secara tematik, memungkinkan integrasi nilai dan karakter
seperti kepedulian sosial, tanggung jawab, kritis, kreatif, dan kolaboratif.
D. Dimensi Lulusan Pembelajaran
Berdasarkan
tujuan pembelajaran dan karakteristik materi, dimensi lulusan yang akan dicapai
adalah:
● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan: Melalui kesadaran
akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur dan ketaatan
kepada Tuhan.
● Penalaran Kritis: Mengidentifikasi informasi yang relevan, mengevaluasi argumen,
dan menyusun solusi terkait isu lingkungan.
● Kreativitas: Mengembangkan ide-ide baru dalam menyampaikan informasi dan
solusi lingkungan.
● Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis berita,
berdiskusi, dan menyusun laporan.
● Komunikasi: Menyampaikan gagasan, informasi, dan argumen secara lisan
maupun tulisan dengan jelas dan efektif.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP) Nomor : 046 Tahun
2025
Pada
akhir Fase D, murid memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Menyimak : Menganalisis
gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari teks nonsastra berbentuk teks
aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan menganalisis unsur
intrinsik teks sastra berbentuk teks aural.
2. Membaca dan Memirsa : Menganalisis
informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe
teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang
tersurat dan tersirat; menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan
kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari berbagai tipe teks berwujud teks
visual dan/atau audiovisual; dan mengevaluasi kualitas dan/atau kredibilitas
dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual menggunakan
sumber informasi lain.
3. Berbicara dan Mempresentasikan : Mempresentasikan
gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan untuk tujuan pengajuan usul dan
pemberian solusi dalam bentuk monolog, dialog logis, dan/atau berbagai tipe
teks secara kritis dan kreatif; dan menyajikan ungkapan kepedulian dari
berbagai tipe teks dan/atau teks multimodal.
4. Menulis : Menulis gagasan,
pandangan, arahan, pesan, pengalaman, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe
teks secara logis, kritis, kreatif, menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan
kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks
multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan untuk menulis.
B. Lintas Disiplin Ilmu
● Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami konsep dasar ekologi, dampak
lingkungan, dan solusi ramah lingkungan.
● Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami isu sosial dan ekonomi yang
berkaitan dengan lingkungan, serta peran masyarakat dalam menjaga kelestarian
alam.
● Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Membangun kesadaran
akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menjaga lingkungan.
● Seni Budaya: Menggunakan ekspresi seni untuk menyampaikan pesan lingkungan.
c. Tujuan Pembelajaran
Mengenali
Karakteristik Berbagai Media Informasi
● Murid mampu
mengidentifikasi unsur-unsur berita yang akurat dan kredibel dari berbagai
sumber media (penalaran kritis, komunikasi).
d. Topik Pembelajaran Kontekstual
Topik
pembelajaran akan berpusat pada isu-isu lingkungan lokal maupun global yang
relevan dengan kehidupan Murid, seperti:
● Pengelolaan sampah di
lingkungan sekolah/sekitar rumah.
● Pencemaran udara dan
air.
● Pemanasan global dan
perubahan iklim.
● Upaya pelestarian
keanekaragaman hayati.
● Kampanye lingkungan
yang dilakukan oleh komunitas setempat.
e. Kerangka Pembelajaran
Praktik Pedagogik:
● Model Pembelajaran: Discovery Learning (menemukan konsep dan informasi secara
mandiri), Project-Based Learning (menghasilkan produk infografik/laporan).
● Strategi: Kooperatif (kerja kelompok), Inkuiri (penyelidikan informasi),
Pemecahan Masalah.
● Metode: Diskusi kelompok, presentasi, studi kasus, penulisan.
● Mindful Learning: Diawali dengan refleksi diri tentang pentingnya menjaga
lingkungan, aktivitas bernapas sadar sebelum memulai pelajaran.
● Meaningful Learning: Mengaitkan materi dengan pengalaman nyata
Murid dan isu lingkungan di sekitar mereka, melibatkan emosi melalui cerita
inspiratif tentang pelindung bumi.
● Joyful Learning: Menggunakan permainan interaktif (misalnya tebak berita), lomba
kelompok, sesi berbagi pengalaman menarik, dan apresiasi positif.
Kemitraan Pembelajaran:
● Lingkungan Sekolah: Pustakawan (mendukung pencarian sumber berita), Guru IPA/IPS
(memberikan konteks keilmuan tentang lingkungan).
● Lingkungan Luar Sekolah: Mengundang narasumber pegiat lingkungan
lokal (jika memungkinkan), kunjungan virtual ke bank sampah atau pusat daur
ulang.
● Masyarakat: Mengajak Murid untuk mengamati isu lingkungan di lingkungan
sekitar dan mencari solusi sederhana bersama keluarga atau tetangga.
Lingkungan Belajar:
● Ruang Fisik: Kelas diatur untuk mendukung diskusi kelompok (misalnya, meja
bundar), dinding kelas dijadikan "papan berita" untuk menampilkan
contoh berita cetak/daring atau infografik.
● Ruang Virtual: Menggunakan platform daring untuk berbagi sumber berita,
melakukan diskusi asinkron, dan mengunggah hasil karya.
● Budaya Belajar: Mendorong rasa ingin tahu, saling menghargai pendapat, berani
bertanya dan berargumen, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Pemanfaatan Digital:
● Pemanfaatan perpustakaan digital/situs berita daring: Mencari dan
membandingkan berita.
● Forum diskusi daring (Google Classroom/WhatsApp Group): Untuk diskusi
asinkron, berbagi ide, dan umpan balik.
● Aplikasi presentasi (Canva/Google Slides): Untuk membuat
infografik.
● Aplikasi kuis interaktif (Kahoot/Quizziz): Untuk asesmen
formatif pemahaman kosakata atau unsur berita.
● Aplikasi kolaborasi (Google Docs/Miro): Untuk kerja kelompok
dalam menyusun ringkasan atau draf berita.
f. Langkah-Langkah Pembelajaran
Berdiferensiasi
Mengembangkan Informasi dalam Berita
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
● Guru mengajak Murid untuk melakukan peregangan ringan dan
mengambil napas dalam-dalam (Mindful Learning).
● Guru meminta Murid untuk mengingat dan menjawab terkait materi
yang sudah dipelajari sebelumnya.
● Guru menampilkan sebuah berita pendek tentang lingkungan yang
tidak lengkap dan meminta Murid menebak apa yang kurang dari berita tersebut
(Joyful Learning).
Kegiatan
Inti (60 menit)
Memahami:
● Guru menjelaskan unsur-unsur berita (5W+1H) dan pentingnya
kelengkapan informasi.
● Guru memberikan contoh berita bisa dari surat
kabar/koran/artikel ataupun memutarkan rekaman audio/video singkat berita
lingkungan dan meminta Murid mencatat poin-poin penting (diferensiasi
auditori/visual).
Mengaplikasi:
● Murid dalam kelompok (diferensiasi readiness: kelompok dengan
pemahaman unsur berita yang lebih kuat bisa langsung menganalisis, kelompok
lain dengan panduan lebih terstruktur) memilih satu berita lingkungan yang
mereka temukan sebelumnya atau yang disediakan guru.
● Mereka mengidentifikasi unsur 5W+1H dari berita tersebut.
● Setiap kelompok ditugaskan untuk menyusun ringkasan berita
berdasarkan informasi yang mereka temukan, memperhatikan kelengkapan unsur
5W+1H.
Merefleksi:
● Beberapa kelompok mempresentasikan ringkasan berita mereka dan
menjelaskan unsur-unsur berita yang mereka temukan.
● Guru dan Murid lainnya memberikan umpan balik tentang
kelengkapan informasi dan penggunaan unsur-unsur berita.
Kegiatan
Penutup (10 menit)
● Guru memberikan apresiasi atas upaya Murid dalam menyusun
ringkasan berita.
● Murid menuliskan satu tantangan yang mereka hadapi saat
merangkum berita dan bagaimana mereka mengatasinya (umpan balik konstruktif).
● Guru menyimpulkan pentingnya kelengkapan informasi dan
penggunaan bahasa yang tepat dalam berita.
● Guru menginformasikan bahwa pertemuan selanjutnya akan fokus
pada penyajian berita dalam bentuk infografik atau laporan lisan, dan meminta
mereka mulai memikirkan bagaimana cara menyajikan informasi lingkungan secara
kreatif.
g. Asesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)
● Format Asesmen: Tes lisan,
observasi, kuesioner singkat.
Pertanyaan/Tugas:
1. Apa yang kalian
ketahui tentang berita? Sebutkan salah satu contoh berita yang pernah kalian
baca atau dengar!
2. Menurut kalian, apa
bedanya membaca berita di koran fisik dengan membaca berita di internet?
3. Mengapa penting bagi
kita untuk tahu berita tentang lingkungan?
4. Pernahkah kalian ikut
serta dalam kegiatan peduli lingkungan di sekolah atau di rumah? Ceritakan
pengalamanmu!
5. Apa harapan kalian
terhadap pelajaran Bahasa Indonesia di bab ini?
Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)
● Format Asesmen: Observasi saat diskusi kelompok, penilaian unjuk kerja (saat
presentasi kelompok, saat menyusun ringkasan), jurnal refleksi.
Pertanyaan/Tugas:
§ Observasi Diskusi Kelompok: Guru mengamati partisipasi aktif, kemampuan
berargumen, dan kerja sama dalam kelompok saat membandingkan berita dan
mengidentifikasi unsur-unsur berita.
Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)
● Format Asesmen: Penilaian proyek (infografik/laporan lisan), presentasi, tes
tertulis.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah Syafruddin
Syafar, S.Pd, M.Pd. |
|
Lajoa, 05 Januari, 2026 Guru Mata Pelajaran Mila Amalya
Munir, S.Pd. |
LAMPIRAN
LEMBAR KERJA MURID (LKM)
JUDUL LKM: Aksi Nyata
Para Pelindung Bumi: Memahami dan mengidentifikasi unsur-unsur Berita
1. Identitas Murid
Nama Murid
: .................................................................
Tanggal
: .................................................................
Materi
Pembelajaran : .................................................................
Fase / Kelas
: .................................................................
2. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengerjakan LKM ini, kalian diharapkan dapat:
● Mempelajari dan
mendiskusikan unsur-unsur dalam teks berita.
● Mengenali
karakteristik berbagai media informasi (cetak, digital, audiovisual).
● Mengidentifikasi
unsur-unsur berita (judul, teras berita, isi berita, ADIKSIMBA).
3. PANDUAN UMUM
● Baca dan pahami
setiap instruksi pada setiap kegiatan.
● Gunakan buku
"Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)" dan
"Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi
Revisi)" sebagai acuan utama.
● Kerjakan tugas secara
mandiri atau berkelompok sesuai instruksi guru.
● Jika ada kesulitan,
diskusikan dengan teman atau tanyakan kepada guru.
● Perhatikan
rambu-rambu memilih berita untuk menghindari hoaks.
4. Kegiatan Pembelajaran/Tugas
Kegiatan Mengidentifikasi
Unsur-unsur Berita
● Identifikasi
unsur-unsur berita (judul, teras berita, isi berita) pada berbagai berita yang
telah kalian baca. Pastikan kalian dapat menemukan informasi ADIKSIMBA (Apa, Di
mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana).
5. Alat dan Bahan
● Buku Teks Bahasa
Indonesia SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)
● Buku Panduan Guru
Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)
● Alat tulis (pulpen,
pensil)
● Buku catatan atau
lembar kerja
● Kamus Bahasa
Indonesia (cetak atau daring, seperti KBBI Daring)
● Akses internet (untuk
berita digital, audiovisual, dan mengecek hoaks)
● Perangkat perekam
suara/video (opsional, untuk kegiatan menyajikan berita secara audiovisual)
6. Penilaian
Penilaian akan dilakukan berdasarkan indikator-indikator
berikut:
● Pemahaman Unsur Berita: Kemampuan
mengidentifikasi judul, teras berita, dan isi berita, serta unsur ADIKSIMBA.
● Analisis Media Informasi: Ketepatan dalam
membandingkan karakteristik berita cetak, digital, dan audiovisual.
Contoh Rubrik
Penilaian Teks Berita Eksplanasi
|
Skor |
Deskripsi |
|
4 |
Pengembangan fakta perinci, teras berita menarik, struktur
kalimat baik, konjungsi tepat, kosakata kaya, nyaris tanpa kesalahan
ejaan/tanda baca. |
|
3 |
Pengembangan fakta kurang perinci, teras berita menarik namun
dapat dieksplorasi, struktur kalimat baik namun kurang bervariasi, kosakata
sehari-hari, beberapa kesalahan ejaan/tanda baca. |
|
2 |
Pengembangan fakta sangat umum, teras dan isi berita terbagi
paragraf, kesalahan struktur kalimat, konjungsi kurang tepat/variatif,
kosakata sehari-hari, kesalahan ejaan/tanda baca membingungkan. |
|
1 |
Penulisan fakta sangat umum/kurang elaboratif, teras/isi
berita tidak dikenali, banyak kesalahan struktur/konjungsi, variasi kosakata
minim, banyak kesalahan ejaan/tanda baca membingungkan. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar