Selasa, 17 Februari 2026

CONTOH SOAL TKA BAHASA INDONESIA LENGKAP DENGAN KUNCI JAWABAN

 

Berikut 50 contoh soal TKA Literasi Bahasa Indonesia kelas IX SMP lengkap dengan kunci jawaban. Soal mencakup membaca pemahaman, teks sastra dan nonsastra, kebahasaan, serta berpikir kritis sesuai karakter TKA.


A. Membaca Pemahaman Teks Informasi

Bacaan:
Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Namun, kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia terus meningkat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian alam demi generasi mendatang.

  1. Ide pokok paragraf tersebut adalah …
    A. Indonesia negara maritim
    B. Kerusakan alam tidak dapat dicegah
    C. Keanekaragaman hayati Indonesia dan pentingnya menjaga lingkungan
    D. Aktivitas manusia selalu merusak alam
  2. Kalimat utama paragraf terletak pada …
    A. awal paragraf
    B. tengah paragraf
    C. akhir paragraf
    D. seluruh paragraf
  3. Kata kelestarian bermakna …
    A. kehancuran
    B. keberlanjutan
    C. kerusakan
    D. perubahan
  4. Tujuan penulis menulis teks tersebut adalah …
    A. menghibur pembaca
    B. mengkritik pemerintah
    C. mengajak pembaca peduli lingkungan
    D. menjelaskan jenis flora dan fauna
  5. Kata hubung yang menunjukkan sebab-akibat pada teks adalah …
    A. dan
    B. namun
    C. oleh karena itu
    D. selain itu

B. Membaca Pemahaman Teks Cerita

Bacaan:
Rani tetap belajar meskipun listrik padam. Ia menyalakan lilin dan membuka buku pelajaran. Baginya, keterbatasan bukan alasan untuk menyerah.

  1. Watak tokoh Rani adalah …
    A. pemalas
    B. pantang menyerah
    C. ceroboh
    D. pemarah
  2. Latar suasana pada cerita tersebut adalah …
    A. sedih
    B. tegang
    C. penuh semangat
    D. menakutkan
  3. Amanat cerita tersebut adalah …
    A. belajar saat ujian saja
    B. listrik sangat penting
    C. keterbatasan bukan penghalang untuk berusaha
    D. lilin lebih baik dari lampu
  4. Konflik dalam cerita adalah …
    A. Rani kehilangan buku
    B. listrik padam
    C. Rani dimarahi orang tua
    D. ujian ditunda
  5. Sudut pandang cerita menggunakan …
    A. orang pertama
    B. orang kedua
    C. orang ketiga
    D. campuran

C. Teks Prosedur

  1. Ciri utama teks prosedur adalah …
    A. berisi cerita imajinatif
    B. memuat langkah-langkah
    C. menggunakan majas
    D. berisi pendapat penulis
  2. Kata kerja yang sering digunakan dalam teks prosedur adalah …
    A. berandai-andai
    B. membayangkan
    C. lakukan, siapkan, campurkan
    D. berharap
  3. Urutan langkah dalam teks prosedur harus bersifat …
    A. bebas
    B. acak
    C. logis dan sistematis
    D. singkat saja
  4. Tujuan teks prosedur adalah …
    A. menghibur
    B. meyakinkan
    C. menjelaskan cara melakukan sesuatu
    D. menggambarkan perasaan
  5. Contoh kalimat imperatif adalah …
    A. Ibu sedang memasak.
    B. Masakan itu lezat.
    C. Tolong cuci tangan sebelum makan!
    D. Makanan itu sudah siap.

D. Teks Persuasi

  1. Pernyataan yang bersifat ajakan terdapat dalam kalimat …
    A. Sampah menumpuk di sungai.
    B. Sungai itu sangat kotor.
    C. Mari kita menjaga kebersihan sungai!
    D. Sungai mengalir ke laut.
  2. Tujuan teks persuasi adalah …
    A. menceritakan pengalaman
    B. memengaruhi pembaca
    C. memberikan informasi
    D. melukiskan suasana
  3. Kata yang menunjukkan ajakan adalah …
    A. karena
    B. jika
    C. mari
    D. walaupun
  4. Teks persuasi biasanya disertai …
    A. imajinasi
    B. fakta dan pendapat
    C. dialog
    D. humor
  5. Kalimat fakta ditunjukkan oleh …
    A. Menurut saya, sampah sangat menjijikkan.
    B. Sampah seharusnya tidak dibuang sembarangan.
    C. Sampah plastik sulit terurai di alam.
    D. Kebersihan itu indah.

E. Kebahasaan

  1. Kata baku dari resiko adalah …
    A. risiko
    B. resiko
    C. resiqo
    D. rissiko
  2. Kalimat efektif adalah …
    A. Dia sangat amat rajin belajar.
    B. Rani belajar agar supaya pintar.
    C. Siswa itu rajin belajar setiap hari.
    D. Mereka semua hadir semua.
  3. Penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada …
    A. saya tinggal di jakarta
    B. hari senin kami upacara
    C. ayah bekerja di Bank Indonesia
    D. ibu membeli buah mangga
  4. Makna konotatif terdapat pada kalimat …
    A. Rumah itu luas.
    B. Ayah pergi ke kantor.
    C. Rina adalah bunga desa.
    D. Harga buku itu mahal.
  5. Sinonim kata cerdas adalah …
    A. lambat
    B. pandai
    C. malas
    D. lemah

F. Teks Laporan dan Eksposisi

  1. Teks laporan hasil observasi bersifat …
    A. subjektif
    B. imajinatif
    C. faktual
    D. persuasif
  2. Struktur teks eksposisi terdiri atas …
    A. orientasi–komplikasi–resolusi
    B. tesis–argumentasi–penegasan ulang
    C. identifikasi–deskripsi
    D. pendahuluan–isi–penutup bebas
  3. Kalimat opini ditandai dengan kata …
    A. berdasarkan data
    B. menurut pendapat saya
    C. hasil penelitian
    D. pada tahun 2023
  4. Tujuan teks eksposisi adalah …
    A. menghibur
    B. membujuk
    C. menjelaskan pendapat secara logis
    D. menceritakan kejadian
  5. Kata namun berfungsi sebagai …
    A. penambahan
    B. perbandingan
    C. pertentangan
    D. penegasan

G. Sastra (Puisi dan Drama)

  1. Unsur fisik puisi meliputi …
    A. amanat dan tema
    B. majas, diksi, rima
    C. latar dan tokoh
    D. alur dan konflik
  2. Makna kata kiasan tulang punggung keluarga adalah …
    A. anggota keluarga tertua
    B. orang yang paling kuat
    C. pencari nafkah utama
    D. pelindung keluarga
  3. Dialog dalam drama berfungsi untuk …
    A. memperpanjang cerita
    B. menjelaskan alur dan karakter
    C. memperindah bahasa
    D. menghibur penonton saja
  4. Tema puisi adalah …
    A. jumlah bait
    B. perasaan pembaca
    C. gagasan pokok puisi
    D. gaya bahasa
  5. Tokoh utama dalam drama disebut …
    A. figuran
    B. antagonis
    C. protagonis
    D. tritagonis

H. Berpikir Kritis Literasi

  1. Informasi tersurat adalah informasi yang …
    A. tersirat dalam teks
    B. disampaikan secara jelas
    C. perlu ditafsirkan
    D. berupa opini
  2. Informasi tersirat diperoleh dengan cara …
    A. membaca judul
    B. menebak tanpa membaca
    C. menyimpulkan isi teks
    D. mencari arti kata
  3. Simpulan yang baik harus …
    A. panjang
    B. sama persis dengan teks
    C. berdasarkan fakta dalam teks
    D. berisi pendapat pribadi
  4. Pernyataan yang dapat diverifikasi kebenarannya disebut …
    A. opini
    B. argumen
    C. fakta
    D. asumsi
  5. Kalimat yang menunjukkan sebab adalah …
    A. sehingga jalanan macet
    B. tetapi hujan turun
    C. karena hujan deras
    D. walaupun hari panas

I. Teks Iklan dan Poster

  1. Bahasa iklan harus bersifat …
    A. berbelit-belit
    B. panjang dan rinci
    C. singkat dan menarik
    D. resmi dan kaku
  2. Tujuan utama iklan adalah …
    A. menginformasikan sejarah
    B. menghibur masyarakat
    C. menarik perhatian dan minat
    D. mengkritik kebijakan
  3. Kata persuasif pada iklan adalah …
    A. segera
    B. dahulu
    C. kemarin
    D. kemudian
  4. Poster biasanya memadukan …
    A. paragraf panjang
    B. cerita dan dialog
    C. gambar dan teks singkat
    D. tabel dan grafik
  5. Kalimat slogan yang tepat adalah …
    A. Sampah ada di mana-mana
    B. Kebersihan lingkungan harus dijaga bersama-sama oleh seluruh masyarakat
    C. Lingkungan bersih, hidup sehat!
    D. Sampah adalah masalah besar

J. Menyunting dan Menilai Teks

  1. Kesalahan pada kalimat Saya suka membaca buku novel terletak pada …
    A. ejaan
    B. struktur
    C. pemborosan kata
    D. tanda baca
  2. Perbaikan kalimat tersebut yang tepat adalah …
    A. Saya suka membaca buku novel itu.
    B. Saya suka membaca novel.
    C. Saya suka buku novel membaca.
    D. Saya membaca suka novel.
  3. Kalimat yang tidak padu adalah …
    A. Ani rajin belajar.
    B. Ani ingin meraih prestasi.
    C. Buku itu sangat mahal.
    D. Ani mengikuti lomba sains.
  4. Tujuan menyunting teks adalah …
    A. menambah panjang teks
    B. mengubah isi cerita
    C. memperbaiki kesalahan bahasa
    D. mengganti topik
  5. Keterampilan literasi yang paling tepat dikembangkan melalui TKA adalah …
    A. menghafal
    B. menyalin
    C. memahami, menganalisis, dan mengevaluasi teks
    D. mendengarkan saja

KUNCI JAWABAN

1 C | 2 A | 3 B | 4 C | 5 C
6 B | 7 C | 8 C | 9 B | 10 C
11 B | 12 C | 13 C | 14 C | 15 C
16 C | 17 B | 18 C | 19 B | 20 C
21 A | 22 C | 23 C | 24 C | 25 B
26 C | 27 B | 28 B | 29 C | 30 C
31 B | 32 C | 33 B | 34 C | 35 C
36 B | 37 C | 38 C | 39 C | 40 C
41 C | 42 C | 43 A | 44 C | 45 C
46 C | 47 B | 48 C | 49 C | 50 C


*Sumber: Chatgpt

 

CONTOH RANCANGAN PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM)_BAHASA INDONESIA UNTUK OBSERVASI KINERJA GURU_SATU KALI PERTEMUAN

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (PPM)

MATA PELAJARAN: Bahasa Indonesia

Bab 4: Aksi Nyata Para Pelindung Bumi

 

A.   Identitas Modul

Nama Sekolah                  :    SMP Muhammadiyah Lajoa

Nama Penyusun               :    Mila Amalya Munir, S.Pd.

Mata Pelajaran                :    Bahasa Indonesia

Fase / Kelas /Semester     :    D / VII / Genap

Alokasi Waktu                 :    1 Pertemuan (1 x 2 JP @ 40 menit)

Tahun Pelajaran              :    2025 / 2026

 

B.   Identifikasi Kesiapan Murid

Murid pada umumnya memiliki pengetahuan dasar tentang isu lingkungan dan kepedulian terhadap alam dari pengalaman sehari-hari, media massa, atau pelajaran sebelumnya. Minat mereka bervariasi, ada yang sangat peduli lingkungan, ada pula yang belum terlalu memahami dampaknya. Latar belakang sosial dan budaya Murid akan memengaruhi perspektif mereka terhadap masalah lingkungan. Kebutuhan belajar mereka mencakup pemahaman konsep, pengembangan keterampilan berpikir kritis, kemampuan berkolaborasi, serta ekspresi diri melalui bahasa. Beberapa mungkin membutuhkan dukungan lebih dalam memahami kosakata baru atau menyusun argumen, sementara yang lain mungkin siap untuk tantangan yang lebih kompleks.

 

C.   Karakteristik Materi Pelajaran

Materi pelajaran pada Bab 4 ini berfokus pada pengembangan pengetahuan faktual (mengenai berita, informasi lingkungan), konseptual (konsep kepedulian lingkungan, struktur berita, unsur kebahasaan), dan prosedural (menulis berita, berdiskusi). Materi ini sangat relevan dengan kehidupan nyata Murid karena membahas isu lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka dan masa depan. Tingkat kesulitan materi bervariasi, mulai dari pemahaman dasar tentang berita hingga kemampuan menyusun berita dan berdiskusi secara kritis. Struktur materi disajikan secara tematik, memungkinkan integrasi nilai dan karakter seperti kepedulian sosial, tanggung jawab, kritis, kreatif, dan kolaboratif.

 

D.   Dimensi Lulusan Pembelajaran

Berdasarkan tujuan pembelajaran dan karakteristik materi, dimensi lulusan yang akan dicapai adalah:

     Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan: Melalui kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur dan ketaatan kepada Tuhan.

     Penalaran Kritis: Mengidentifikasi informasi yang relevan, mengevaluasi argumen, dan menyusun solusi terkait isu lingkungan.

     Kreativitas: Mengembangkan ide-ide baru dalam menyampaikan informasi dan solusi lingkungan.

     Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis berita, berdiskusi, dan menyusun laporan.

     Komunikasi: Menyampaikan gagasan, informasi, dan argumen secara lisan maupun tulisan dengan jelas dan efektif.

 

DESAIN PEMBELAJARAN

 

A.   Capaian Pembelajaran (CP) Nomor : 046 Tahun 2025

Pada akhir Fase D, murid memiliki kemampuan sebagai berikut:

1.    Menyimak : Menganalisis gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan menganalisis unsur intrinsik teks sastra berbentuk teks aural.

2.    Membaca dan Memirsa : Menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat; menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual; dan mengevaluasi kualitas dan/atau kredibilitas dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual menggunakan sumber informasi lain.

3.    Berbicara dan Mempresentasikan : Mempresentasikan gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan untuk tujuan pengajuan usul dan pemberian solusi dalam bentuk monolog, dialog logis, dan/atau berbagai tipe teks secara kritis dan kreatif; dan menyajikan ungkapan kepedulian dari berbagai tipe teks dan/atau teks multimodal.

4.    Menulis : Menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, pengalaman, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, kreatif, menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.

 

B.   Lintas Disiplin Ilmu

     Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami konsep dasar ekologi, dampak lingkungan, dan solusi ramah lingkungan.

     Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami isu sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan lingkungan, serta peran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

     Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menjaga lingkungan.

     Seni Budaya: Menggunakan ekspresi seni untuk menyampaikan pesan lingkungan.

 

c.   Tujuan Pembelajaran

Mengenali Karakteristik Berbagai Media Informasi

     Murid mampu mengidentifikasi unsur-unsur berita yang akurat dan kredibel dari berbagai sumber media (penalaran kritis, komunikasi).

 

d.   Topik Pembelajaran Kontekstual

Topik pembelajaran akan berpusat pada isu-isu lingkungan lokal maupun global yang relevan dengan kehidupan Murid, seperti:

     Pengelolaan sampah di lingkungan sekolah/sekitar rumah.

     Pencemaran udara dan air.

     Pemanasan global dan perubahan iklim.

     Upaya pelestarian keanekaragaman hayati.

     Kampanye lingkungan yang dilakukan oleh komunitas setempat.

 

e.   Kerangka Pembelajaran

Praktik Pedagogik:

     Model Pembelajaran: Discovery Learning (menemukan konsep dan informasi secara mandiri), Project-Based Learning (menghasilkan produk infografik/laporan).

     Strategi: Kooperatif (kerja kelompok), Inkuiri (penyelidikan informasi), Pemecahan Masalah.

     Metode: Diskusi kelompok, presentasi, studi kasus, penulisan.

     Mindful Learning: Diawali dengan refleksi diri tentang pentingnya menjaga lingkungan, aktivitas bernapas sadar sebelum memulai pelajaran.

     Meaningful Learning: Mengaitkan materi dengan pengalaman nyata Murid dan isu lingkungan di sekitar mereka, melibatkan emosi melalui cerita inspiratif tentang pelindung bumi.

     Joyful Learning: Menggunakan permainan interaktif (misalnya tebak berita), lomba kelompok, sesi berbagi pengalaman menarik, dan apresiasi positif.

 

Kemitraan Pembelajaran:

     Lingkungan Sekolah: Pustakawan (mendukung pencarian sumber berita), Guru IPA/IPS (memberikan konteks keilmuan tentang lingkungan).

     Lingkungan Luar Sekolah: Mengundang narasumber pegiat lingkungan lokal (jika memungkinkan), kunjungan virtual ke bank sampah atau pusat daur ulang.

     Masyarakat: Mengajak Murid untuk mengamati isu lingkungan di lingkungan sekitar dan mencari solusi sederhana bersama keluarga atau tetangga.

 

Lingkungan Belajar:

     Ruang Fisik: Kelas diatur untuk mendukung diskusi kelompok (misalnya, meja bundar), dinding kelas dijadikan "papan berita" untuk menampilkan contoh berita cetak/daring atau infografik.

     Ruang Virtual: Menggunakan platform daring untuk berbagi sumber berita, melakukan diskusi asinkron, dan mengunggah hasil karya.

     Budaya Belajar: Mendorong rasa ingin tahu, saling menghargai pendapat, berani bertanya dan berargumen, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Pemanfaatan Digital:

     Pemanfaatan perpustakaan digital/situs berita daring: Mencari dan membandingkan berita.

     Forum diskusi daring (Google Classroom/WhatsApp Group): Untuk diskusi asinkron, berbagi ide, dan umpan balik.

     Aplikasi presentasi (Canva/Google Slides): Untuk membuat infografik.

     Aplikasi kuis interaktif (Kahoot/Quizziz): Untuk asesmen formatif pemahaman kosakata atau unsur berita.

     Aplikasi kolaborasi (Google Docs/Miro): Untuk kerja kelompok dalam menyusun ringkasan atau draf berita.

 

f.    Langkah-Langkah Pembelajaran Berdiferensiasi

Mengembangkan Informasi dalam Berita

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

     Guru mengajak Murid untuk melakukan peregangan ringan dan mengambil napas dalam-dalam (Mindful Learning).

     Guru meminta Murid untuk mengingat dan menjawab terkait materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

     Guru menampilkan sebuah berita pendek tentang lingkungan yang tidak lengkap dan meminta Murid menebak apa yang kurang dari berita tersebut (Joyful Learning).

 

Kegiatan Inti (60 menit)

Memahami:

     Guru menjelaskan unsur-unsur berita (5W+1H) dan pentingnya kelengkapan informasi.

     Guru memberikan contoh berita bisa dari surat kabar/koran/artikel ataupun memutarkan rekaman audio/video singkat berita lingkungan dan meminta Murid mencatat poin-poin penting (diferensiasi auditori/visual).

Mengaplikasi:

     Murid dalam kelompok (diferensiasi readiness: kelompok dengan pemahaman unsur berita yang lebih kuat bisa langsung menganalisis, kelompok lain dengan panduan lebih terstruktur) memilih satu berita lingkungan yang mereka temukan sebelumnya atau yang disediakan guru.

     Mereka mengidentifikasi unsur 5W+1H dari berita tersebut.

     Setiap kelompok ditugaskan untuk menyusun ringkasan berita berdasarkan informasi yang mereka temukan, memperhatikan kelengkapan unsur 5W+1H.

Merefleksi:

     Beberapa kelompok mempresentasikan ringkasan berita mereka dan menjelaskan unsur-unsur berita yang mereka temukan.

     Guru dan Murid lainnya memberikan umpan balik tentang kelengkapan informasi dan penggunaan unsur-unsur berita.

 

Kegiatan Penutup (10 menit)

     Guru memberikan apresiasi atas upaya Murid dalam menyusun ringkasan berita.

     Murid menuliskan satu tantangan yang mereka hadapi saat merangkum berita dan bagaimana mereka mengatasinya (umpan balik konstruktif).

     Guru menyimpulkan pentingnya kelengkapan informasi dan penggunaan bahasa yang tepat dalam berita.

     Guru menginformasikan bahwa pertemuan selanjutnya akan fokus pada penyajian berita dalam bentuk infografik atau laporan lisan, dan meminta mereka mulai memikirkan bagaimana cara menyajikan informasi lingkungan secara kreatif.

 

g.   Asesmen Pembelajaran

Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)

     Format Asesmen: Tes lisan, observasi, kuesioner singkat.

Pertanyaan/Tugas:

1.    Apa yang kalian ketahui tentang berita? Sebutkan salah satu contoh berita yang pernah kalian baca atau dengar!

2.    Menurut kalian, apa bedanya membaca berita di koran fisik dengan membaca berita di internet?

3.    Mengapa penting bagi kita untuk tahu berita tentang lingkungan?

4.    Pernahkah kalian ikut serta dalam kegiatan peduli lingkungan di sekolah atau di rumah? Ceritakan pengalamanmu!

5.    Apa harapan kalian terhadap pelajaran Bahasa Indonesia di bab ini?


Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)

     Format Asesmen: Observasi saat diskusi kelompok, penilaian unjuk kerja (saat presentasi kelompok, saat menyusun ringkasan), jurnal refleksi.

Pertanyaan/Tugas:

§  Observasi Diskusi Kelompok: Guru mengamati partisipasi aktif, kemampuan berargumen, dan kerja sama dalam kelompok saat membandingkan berita dan mengidentifikasi unsur-unsur berita.


Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)

     Format Asesmen: Penilaian proyek (infografik/laporan lisan), presentasi, tes tertulis.

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

 

Syafruddin Syafar, S.Pd, M.Pd.


 

Lajoa, 05 Januari, 2026

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

Mila Amalya Munir, S.Pd.


 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

LEMBAR KERJA MURID (LKM)

 

JUDUL LKM: Aksi Nyata Para Pelindung Bumi: Memahami dan mengidentifikasi unsur-unsur Berita

 

1.    Identitas Murid

Nama Murid                  :    .................................................................

Tanggal                         :    .................................................................

Materi Pembelajaran     :    .................................................................

Fase / Kelas                   :    .................................................................

 

2.    Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan LKM ini, kalian diharapkan dapat:

     Mempelajari dan mendiskusikan unsur-unsur dalam teks berita.

     Mengenali karakteristik berbagai media informasi (cetak, digital, audiovisual).

     Mengidentifikasi unsur-unsur berita (judul, teras berita, isi berita, ADIKSIMBA).

 

3.    PANDUAN UMUM

     Baca dan pahami setiap instruksi pada setiap kegiatan.

     Gunakan buku "Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)" dan "Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)" sebagai acuan utama.

     Kerjakan tugas secara mandiri atau berkelompok sesuai instruksi guru.

     Jika ada kesulitan, diskusikan dengan teman atau tanyakan kepada guru.

     Perhatikan rambu-rambu memilih berita untuk menghindari hoaks.

 

4.    Kegiatan Pembelajaran/Tugas

Kegiatan Mengidentifikasi Unsur-unsur Berita

     Identifikasi unsur-unsur berita (judul, teras berita, isi berita) pada berbagai berita yang telah kalian baca. Pastikan kalian dapat menemukan informasi ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana).

 

5.    Alat dan Bahan

     Buku Teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)

     Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi)

     Alat tulis (pulpen, pensil)

     Buku catatan atau lembar kerja

     Kamus Bahasa Indonesia (cetak atau daring, seperti KBBI Daring)

     Akses internet (untuk berita digital, audiovisual, dan mengecek hoaks)

     Perangkat perekam suara/video (opsional, untuk kegiatan menyajikan berita secara audiovisual)

 

6.    Penilaian

Penilaian akan dilakukan berdasarkan indikator-indikator berikut:

     Pemahaman Unsur Berita: Kemampuan mengidentifikasi judul, teras berita, dan isi berita, serta unsur ADIKSIMBA.

     Analisis Media Informasi: Ketepatan dalam membandingkan karakteristik berita cetak, digital, dan audiovisual.

 

 

Contoh Rubrik Penilaian Teks Berita Eksplanasi

Skor

Deskripsi

4

Pengembangan fakta perinci, teras berita menarik, struktur kalimat baik, konjungsi tepat, kosakata kaya, nyaris tanpa kesalahan ejaan/tanda baca.

3

Pengembangan fakta kurang perinci, teras berita menarik namun dapat dieksplorasi, struktur kalimat baik namun kurang bervariasi, kosakata sehari-hari, beberapa kesalahan ejaan/tanda baca.

2

Pengembangan fakta sangat umum, teras dan isi berita terbagi paragraf, kesalahan struktur kalimat, konjungsi kurang tepat/variatif, kosakata sehari-hari, kesalahan ejaan/tanda baca membingungkan.

1

Penulisan fakta sangat umum/kurang elaboratif, teras/isi berita tidak dikenali, banyak kesalahan struktur/konjungsi, variasi kosakata minim, banyak kesalahan ejaan/tanda baca membingungkan.