Senin, 28 Januari 2019

Istilah-istilah dalam kajian fonologi dan contoh dari morfofonemik | fonologi | Makalah dan Tugas


Istilah- istilah Dalam Kajian Fonologi dan Contoh dari Morfofonemik
Oleh



Nama          : MILA AMALYA MUNIR
Nim             : 105331114216
Kelas          :  BI/D

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
November , 2016




PEMBAHASAN
A.     Istilah-istilah yang digunakan dalam kajian fonologi
1.      Abjad (alphabet)
Kumpulan tanda tulisan, disebut huruf, yang masing-masing menggambarkan satu bunyi atau lebih, dan  biasanya mempunyai urutan tetap. Contoh : A-Z
2.      Abjad fonetis (phonetic alphabet)
Abjad yang dipakai dalam transkripsi fonetis. Misalnya abjad ipa
3.      Ablaut kantitatif (quantitative vowel gradation)
Ablaut yang menyangkut penghilangan, pemendekan, atau pemanjangan vokal. Misalnya  L. pater (nominatif) menjadi patris (genitif).
4.      Abstrak (abstract)
Secara fisik tidak berwujud. Misalnya cinta adalah nomina abstrak.
5.      Adverbia (adverb)
Ata yang dipakai untuk memerikan verba, ajektiva, proposisi, atau adverbia lain.
Contoh : sangat, lebih, tidak, dsb.
6.      Adverbia ekstraklausal
Adverbial secara sintaksis mempunyai kemungkinan untuk berpindah-pindah posisi dan secara semantik mengungkapkan perihal atau tingkat proposisi secara keseluruhan. Misalnya barangkali, bukan, justru, memang, mungkin.
7.      Adverbia intraklausal
Adverbia yang berkonstruksi dengan verba ajektiva, numeralia, atau adverbia  lain. Misalnya alangkah, agak, amat sangat.
8.      Aferesis (aphaeresis)
Penanggalan bunyi atau kata dari awal sebuah ujaran. Missal selamat pagi! Menjadi pagi!
9.      Afrikat (affricate)
Bunyi hambat dengan penglepas frikatif. Misalnya bunyi pertama pada cakap.
10.  Bagian kalimat (sentence part)
Kategori sintasis yang membentuk konstituen kalimat. Misalnya subyek, predikat, obyek, dsb.
11.  Bahasa akusatif (accusative language)
Tipe bahasa yang mempunyai penanda eksplisit untuk obyek langsung. Misalnya bahasa inggris yang mempunyai kalimat seperti they killed him, kata him adalah bentuk akusatif dari kata he.
12.  Bahasa berprefiks (prefixing language)
Tipe bahasa yang mengungkapkan hubungan gramatikal dengan penambahan prefiks pada alas atau dasar. Misalnya bahasa bantu.
13.  Bahasa bersufiks (suffixing language)
Tipe bahasa yang mengungkapkan hubungan gramatikaldengan sufiks. Misalnya bahasa latin, bahasa algonkin, dsb.
14.  Bahasa campuran (mixed language)
Alat komunikasi yang terjadi karena pertukaran secara intensif unsur-unsur dari dua bahasa atau lebih. Contoh bahasa campuran ialah pijin dan kreol.
15.  Bahasa madya (meso-language)
Bahasa purba dari suatu kelompok dalam suatu keluarga bahasa yang mempunyai satu bahasa purba bersama. Misalnya:   
Bahasa pAC adalah bahasa madya, demikian pula bahasa pDF. Bahasa pAF adalah bahasa purba bersama.
16. Ciri intralinguistik (intralinguistic feature)
Cirri yang menjadi perhatian utama linguistik. Misalnya cirri pembeda dari satuan fonologis atau cirri makna.
17.  Dasar (base)
Morfem yang dapat diperluas dengan dibubuhi afiks. Misalnya juang dalam berjuang, bandingkan dengan pangkal (stem).
18.  De-ajektival (de-adjectival)
Berasal atau dibentuk dari ajektiva. Misalnya kata pemalu berasal dari malu.
19.  Dasar terikat (bound stem)
Morfem terikat yang bukan afiks, yang dapat berdiri sebagai kata hanya bila bergabung dengan morfem lain. Misalnya bahasa Indonesia juang, temu, dsb.
20.  Demonstrativa (demonstrative)
Kata yang dipakai untuk menunjuk atau menandai secara khusus orang atau benda. misalnya ini, itu.

B.     Contoh dari morfofonemik
1.     PROSES PERUBAHAN FONEM
Perubahan bunyi akan terjadi pada :
a. Pertemuan morfem meN- dan peN- dengan bentuk dasar yang dimulai oleh fonem atau bunyi /d/ dan bunyi /s/ khusus pada bentuk dasar yang berasal dari bahasa asing akan terjadi perubahan bunyi /N/ menjadi /n/.

meN- + datang
meN- + survai
peN- + damar
peN- + supply
→ mendatang
→ mensurvei
→ pendamar
→ pensupply
b. Pertemuan morfem meN- dan peN- pada bentuk dasar yang berawal dengan bunyi atau fonem /b, f/ akan terjadi perubahan bunyi /N/ menjadi /m/. Misalnya :
meN- + buru
meN- + fitnah
peM- + buang
peM- + fitnah
→ memburu
→ memfitnah
→ pembuang
→ pemfitnah
c. Pertemuan morfem meN- den peN- dengan bentuk dasar yang berawal dengan fonem /c, j/, maka fonem /N/ akan berubeh menadi /n/. Misalnya :
meN- + cakar
meN- + jajal
peN- + ceramah
peN- + jamu
→ mencakar
→ menjajal
→ penceramah
→ penjamu
d. Pertemuan morfem meN- dan peN- dengan. bentuk dasar yang berbunyi awal /g, h, x/ dan voka1 , maka fonem /N/ akan berubah menjadi /η/. Misalnya :
meN- + garap
meN- + hasut
meN- + khayal
meN- + ambil
meN- + intip
meN- + ukur
meN- + ekor
meN- + orbit
peN- + garis
peN- + harum
peN- + khianat
peN- + angkat
peN- + isap
peN- + umpat
peN- + olah
→ menggarap
→ menghasut
→ mengkhayal
→ mengambil
→ mengintip
→ mengukur
→ mengekor
→ mengorbit
→ penggaris
→ pengharum
→ pengkhianat
→ pengangkat
→ pengisap
→ pengumpat
→ pengolah
e. Pertemuan morfem ber- dan per— pada bentuk dasar ajar mengakibatkan perubahan bunyi /r/ men jadi /1/. Peristiwa ini sebenarnya merupakan peristiwa unik, sebab hanya terjadi pada bentuk dasar ajar sehingga ada yang mengatakan suatu “kekecualian”.
                  Perhatikanlah :
ber- + ajar
per- + ajar
→ belajar
→ pelajar
f. Pertemuan morfem ke-an dan -i dengan bentuk dasar berfonem akhir /?/ menyebabkan fonem tersebut berubah menjadi /k/. Misalnya :
duduk /dudu?/ + ke-an
bedak /beda?/ + -i
→ kedudukan
→ bedaki
2.     PROSES PENAMBAHAN FONEM
Proses penambahan bunyi terjadi pada :
a. Pertemuan antara morfem -an, ke-an, per-an, menyebabkan timbulnya fonem atau bunyi /?/ bila bentuk dasar itu berakhir dengan vokal /a/. Misalnya :
-an + sapa
ke-an + sama
per-an + kata
→ sapaan
→ kesamaan
→ perkataan
Jika peN-an dipertemukan dengan bentuk dasar yang diawali bunyi /p, t, k, dan s/ dan diakhiri oleh vokal maka morfofonemis yang terjadi berupa perubahan, penghilangan dan penambahan bunyi. Contoh :
peN-an + tanda
peN-an + padu
peN-an + kaji
peN-an + sampai
 → penandaan
→ pemaduan
→ pengajian
→ penyampaian

b. Pertemuan antara morfem -an, ke-an, per-an dengan bentuk dasar yang berakhir dengan bunyi /i/ akan menyebabkan timbulnya bunyi /y/. Misalnya :
-an + hari
ke-an + serasi
per-an + api
→ harian
→ keserasian
→ perapian
c. Pertemuan antara morfem , ke-an, per-an dengan bentuk dasar yang berkhir dengan fonem /u, o/ akan menyebabkan timbulnya fonem /w/. Misalnya :
-an + jamu
ke-an + lucu
per-an + sekutu
-an + kilo
ke-an + loyo
per-an + toko
→ jamuan
→ kelucuan
→ persekutuan
→ kiloan
→ keloy
→ pertokoan
3.     PROSES PENANGGALAN FONEM
Proses penanggalan atau penghilangan bunyi dapat terjadi atas :
a. Bunyi /N/ pada meN- dan peN- yang hilang karena pertemuan kedua morfem tersebut dengan bentuk dasar yang berbunyi atau berfonem awal /r, l, y, w/ dan nasal. Misalnya :


meN- + ramu
meN- + lucu
meN- + yakini
meN- + wangi
meN- + nyanyi
meN- + minyak
meN- + ngeong
meN- + nanti
peN- + rusak
peN- + lacak
peN- + yakin
peN- + wajib
peN- + nyala
peN- + mabuk
peN- + nanti
→ meramu
→ melucu
→ meyakini
→ mewangi
→ menyanyi
→ meminyak
→ mengeong
→ menanti
→ perusak
→ pelacak
→ peyakin
→ pewajib
→ penyala
→ pemabuk
→ penanti

b. Fonem /r/ pada morfern ber-, ter-, dan per- hilang bila yang berbunyi atau berfonem awal /r/ atau yang suku pertamanya berakhir dengan bunyi /r/. Misalnya :
ber- + rambut
ber- + serta
ber- + kerja
ter- + rasa
ter- + rayu
per- + ramal
per- + ramai
per- + serta
→ berambut
→ beserta
→ bekerja
→ terasa
→ terayu
→ peramal
→ peramai
→ peserta





Daftar Pustaka
Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus linguistik. Jakarta: gramedia pustaka utama.
donni040189.blogspot.co.id.2010.pengertian-morfologi-dan-morfofonemik.

Selasa, 22 Januari 2019

Lebih Mengenal Bahasa Indonesia | Makalah | Tanggapan Mengenai Bahasa Indonesia


Tanggapan Mengenai Bahasa Indonesia

Dosen Pengampuh: Mu’ Aliyah Hi Asnawi S.S., S.Pd., M.Hum.


Disusun Oleh:
Mila Amalya Munir
105331114216
BI IV D

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
2018



1.      Seberapa pentingkah Bahasa Indonesia menurut anda?
Bahasa Indonesia ialah bahasa yang terpenting di kawasan republik Indonesia yang digunakan sebagai alat komunikasi lisan untuk menyampaikan pesan kepada penerima. Maka bahasa Indonesia bagi saya memiliki kedudukan yang sangat penting serta bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu yang menduduki tempat yang terkemuka di antara beratus-ratus bahasa nusantara.
Banyaknya bahasa yang terdapat di Indonesia membuat bahasa Indonesia menjadi bahasa perantara dari berbagai macam suku dan budaya. Itulah mengapa bahasa Indonesia menurut saya sangat penting karena kedudukannya dan juga sebagai bahasa pemersatu dari berbagai macam latar bahasa dan budaya di nusantara. Sebab tanpa adanya bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu maka komunikasi antar-budaya dan bahasa dari berbagai suku di Indonesia akan terganggu.

2.      Menurut anda bagaimana perkembangan bahasa Indonesia saat ini?
Untuk bahasa Indonesia itu sendiri perkembangannya semakin baik apalagi bahasa Indonesia sudah diminati oleh masyarakat Internasional. Bahkan informasi yang saya ketahui bahwa bahasa Indonesia sekarang ini sudah menjadi bahan pembelajaran di Negara-negara Asing seperti di Amerika Serikat. Maka dari itu, jati diri bangsa perlu diperhatikan yang diperlihatkan melalui jati diri bahasa.
Bahasa Indonesia mempunyai ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tertentu yang membedakannya dengan bahasa-bahasa lainnya di dunia ini, baik bahasa asing maupun bahasa daerah. Oleh karena itu, ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tersebut merupakan jati diri bahasa Indonesia. Akan tetapi, apakah kita bangga akan bahasa kita sendiri yakni bahasa Indonesia.
Ada pepatah yang mengatakan “Bahasa menunjukkan bangsa” namun jati diri bangsa Indonesia sekarang ini bisa dikatakan sudah tidak mencerminkan bangsa Indonesia yang utuh. Mengapa? Sebab Saat ini masyarakat sudah mulai mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa asing maupun bahasa daerah dalam pemakaian bahasa sehari-hari. Tetapi dalam konteks pembicaraan non-formal yang lebih akrab dikatakan bahasa gaul hal ini tidak menjadi suatu masalah yang sangat penting.
Namun bagaimana jadinya jika pemakaian bahasa gaul juga biasa terjadi pada sebuah forum ilmiah, kuliah, seminar dan forum formal lain. Penyebab dari masalah pemakaian bahasa gaul tersebut dikarenakan kurang bangga dengan bahasa dan budayanya sendiri dan merasa bahasa asing lebih dapat diterima dalam pergaulan. Sebagaimana yang saya lihat orang Indonesia ataupun generasi muda sekarang ini lebih bangga memperlihatkan kemahirannya dalam berbahasa asing terutama bahasa Inggris.
Bahkan yang saya lihat mereka merasa malu apabila tidak menguasai bahasa asing (Inggris) tetapi tidak pernah merasa malu dan kurang apabila tidak menguasai bahasa Indonesia. Menganggap remeh bahasa Indonesia merasa dirinya lebih pandai dari pada yang lain karena telah menguasai bahasa asing (Inggris) dengan lancar, walaupun penguasaan bahasa Indonesianya kurang sempurna.
Saya sebagai generasi penerus bangsa merasa sedih dan jujur saya masih sedikit kurang menguasai bahasa Indonesia dengan baik maka dari itu saya terus mencoba menggali kemampuan bahasa Indonesia saya supaya jati diri bangsa tetap terjaga. Karena jika bangsa Indonesia sendiri tidak dapat menghargai bahasa Indonesia sebagai bahasa bangsanya, maka lambat laun bahasa ini akan mati.
Sebagai warga negara Indonesia yang baik, sepantasnyalah bahasa Indonesia itu dicintai dan dijaga. Bahasa Indonesia harus dibina dan dikembangkan dengan baik karena bahasa Indonesia itu merupakan salah satu identitas atau jati diri bangsa Indonesia. Setiap orang Indonesia patutlah bersikap positif terhadap bahasa Indonesia, janganlah menganggap remeh dan bersikap negatif. Setiap orang Indonesia mestilah berusaha agar selalu cermat dan teratur menggunakan bahasa Indonesia.

3.      Langkah apa yang harus dilakukan menurut anda untuk memajukan bahasa Indonesia?
Tanggung jawab terhadap kemajuan bahasa Indonesia terletak di tangan pemakai bahasa Indonesia sendiri. Setiap warga negara Indonesia harus bersama-sama berperan serta dalam membina dan mengembangkan bahasa Indonesia itu ke arah yang positif.
Solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menggalakkan pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar minimal pada fasilitas publik yang sering dilihat masayarakat luas. Sehingga bahasa Indonesia dapat lebih populer di mata masyarakat sendiri. Meskipun solusi tersebut dirasa sulit untuk diterapkan secara langsung, namun hendaknya dilakukan secara bertahap, mulai dari yang paling mudah terlebih dahulu.
Pemerintah harus dapat menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kita menjaga bahasa Indonesia yang dapat diterapkan melalui kebijakan-kebijakan, karena pemerintah dalam hal ini menjadi regulator di negara ini. Inti awalnya adalah bagaimana bahasa Indonesia dapat dipakai secara luas dan baik di tempat umum, media massa, dan merek dagangan. Sehingga secara tidak langsung masyarakat dapat mengetahui mana bahasa yang baik dan tidak.

4.      Carilah UUD tentang Bahasa Indonesia?
-          UUD 1945 Bab XV Pasal 36 yang berbunyi:
“Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”
Ketentuan lebih lanjut mengenai Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan diatur dengan undang-undang.

Rumusan mengenai hal ini sebelumnya belum diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan hanya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951.
Masuknya ketentuan mengenai lambang negara serta lagu kebangsaan ke dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang melengkapi pengaturan mengenai bendera negara dan bahasa negara yang telah ada sebelumnya merupakan ikhtiar untuk memperkukuh kedudukan dan makna atribut kenegaraan di tengah kehidupan global dan hubungan internasional yang terus berubah.
Dengan kata lain, kendatipun atribut itu tampaknya simbolis, hal tersebut tetap penting karena menunjukkan identitas dan kedaulatan suatu negara dalam pergaulan internasional. Atribut kenegaraan itu menjadi simbol pemersatu seluruh bangsa Indonesia di tengah perubahan dunia yang tidak jarang berpotensi mengancam keutuhan dan kebersamaan sebuah negara dan bangsa, tak terkecuali bangsa dan negara Indonesia.




Sumber :
Alwi, Hasan, Soenjono Dardjowidjojo, Hans Lapoliwa dan Anton M. Moeliono. 2010. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Limc4u. 2012; 1. Penjelasan pasal 35 sampai 36 UUD 1945. Diambil dari: http://limc4u.com/blog/penjelasan-pasal-35-sampai-36-uud-1945/. (18 Maret 2018)

Jumat, 07 Desember 2018

Naskah Film Pendek durasi 10 menit | Cerita Fiktif | Senyum Terakhirmu


SENYUM TERAKHIRMU

Sudah lama senyum itu terenggut dari bibirnya—Semenjak kejadian nahas itu. Hari-hari yang terlewati sama saja yang dirasakan oleh perempuan berambut sebahu itu, tidak ada yang berubah setelah kejadian 2 tahun silam. Sudah sekian kali tempat ini selalu menjadi tempat yang selalu membuatnya ingin kembali sebelum kajadian itu benar-benar merubah semuanya. Ayunan yang tergantung di pohon yang rindang ia duduk disana digenggamnya kuat tali yang menggantung itu perasaannya masih sama—ia hanya mampu merasakan—Tak bisa ia lihat hanya gelap emosinya tak terkontrol perlahan air bening jatuh dari kelopak matanya. Ia terisak hingga seseorang datang dan menyentuh pundaknya.
“Jangan ditahan keluarkan apa yang membuatmu terbeban, sudah dua tahun kamu hanya bersikap tenang, hanya waktu sehari setelah kejadian itu kamu menangis.”Ucapnya menenangkan tetapi tangannya masih setia dipundak gadis itu.
“Aku tau kamu Rapuh,Ta.”
Gadis itu bernama Jelita hidupnya berubah setelah kecelakan—Tabrakan yang dialaminya membuat penglihatanya tidak berfungsi lagi bahkan ia divonis oleh dokter tidak dapat melihat kembali, Tetapi dokter juga mengatakan masih ada sedikit kemungkinan jika didapatkan pendonor yang tepat walau itu kemungkinannya kecil .
“Aku nggak apa-apa.” Suara Jelita lirih.
“Kamu nggak perlu menutupi itu, Jelita.”Sanggahnya, “Menangis bukan membuatmu lemah setidaknya kamu mengobati rasa tertekanmu.” Tambahnya, kemudian cowok itu berjalan kedepan Jelita berhadapan dengannya dan ia berlutut. Tangannya bergerak menyentuh pipi jelita yang sudah dari tadi dialiri air mata—perlahan menghapusnya sentuhan itu membuat Jelita tersentak kaget.
“Bukannya kamu memintaku menangis?”
“Iya, tapi tangisanmu saja kamu ragu untuk mengeluarkannya bagaimana bisa kamu menghapus beban itu?” Cowok itu menatap iba.
“Apa kamu tidak mau belajar untuk tersenyum semenjak kejadian itu kamu tak pernah tersenyum kembali kamu hanya bersikap tenang.” Tambahnya lagi.
“Kenapa kamu masih setia menemaniku Vid?”
“Karena aku mengikuti kata hatiku.” Ucap cowok yang bernama David sembari menggenggam tangan Jelita.
“Stop, Vid jangan karena kamu kasihan.” Jelita melepas genggaman David.
“Aku tulus.”
“Aku capek, ayo pulang!” Jelita mencoba berdiri dari ayunan dengan sigap David membantunya.
“Kapan kamu sadar aku benar-benar menyukaimu.” Batin David
Mereka pun akhirnya sampai dirumah Jelita, suasana yang begitu sepi karena kedua orang tuanya bercerai dan Jelita ikut dengan Ayahnya yang begitu sibuk hingga kadang jarang berada di rumah sedangkan Ibunya ia sudah menikah kembali meski begitu ia juga tidak pernah telat untuk memberikan perhatian kepada Jelita walau hanya lewat telepon tapi bukan itu yang dibutuhkan Jelita kehadiran ibunya setiap saat disisinya yang begitu ia inginkan.
“Non, udah pulang?” Ucap Bi Yuyun, pembantu rumah tangga yang sudah bertahun-tahun bekerja di rumah Jelita.
“Iya Bu.”
“Jangan menolak saya panggil ibu sudah lama saya tidak pernah mengucapkan kata itu.” Pinta Jelita.
“Enggak kok non, terserah non saja.” Ucap Bi Yuyun membantu Jelita duduk di sofa diikuti David.
“Duduk, den.” Yang kemudian dibalas senyum oleh David lalu duduk di sofa pas didepan Jelita.
“Bu bisa duduk didekat Jelita?” Tanpa waktu lama Bi Yuyun langsung duduk kemudian merangkul Jelita seolah menggantikan peran Ibu Jelita.
“Non dari mana saja jalan-jalannya dengan den David?”
“Di taman dekat rumah.”
“Bibi sudah menduga, dari dulu non sangat suka sekali tempat itu.”
“Iya, disana banyak kenangannya.”
“Yang sabar yah, non.” Bi Yuyun tidak dapat menahan air matanya.
“Seandainya aku nggak pernah ngalamin ini semua, Seandainya waktu itu mobil taksi yang aku tumpangi tidak tabrakan mungkin kedua orang tuaku masih bersama sampai sekarang.”
“Hussstt... kamu jangan selalu menyalahkan diri sendiri.” David angkat bicara.
“Tapi memang begitu keadaannya, mereka malu punya anak buta.” Ucap Jelita dengan ekspresi tenang seperti dia sudah terbiasa dengan kata itu.
“Buktinya ibuku menikah lagi dan ayahku lebih cinta dengan pekerjaannya.”
“Non, jangan beranggapan seperti itu ayah dan ibu non bercerai karena hubungan mereka memang sudah tidak bisa di pertahankan, ayah non juga sibuk kerja untuk biaya non.”
“Tapi setidaknya mereka ingat aku, aku butuh mereka bukan lewat telepon tapi mereka disampingku sebentar saja mendengar keluhku.”
Ucapan Jelita seketika membuat suasana hening David tak tau harus berkata apa lagi. Memang benar apa yang dikatakan Jelita, ia sangat butuh penguat yang diharapkan dari kedua orang tuanya.
“Bawa aku kekamar, Bi!”
Bi Yuyun dengan hati-hati menuntun Jelita menuju kamarnya, membaringkannya dikasur, menyalimutinya. Bi Yuyun memberikan kehangatan seorang Ibu karena ia begitu menyayangi anak majikannya itu dari dulu dia telah menganggap jelita seperti anaknya sendiri.
Hari dimana Jelita pun jatuh sakit karena beban yang ia rasakan sudah sangat berat untuk ditanggungnya hingga daya tahan tubuhnya menurun. Bi yuyun berniat membawa jelita kerumah sakit. Sebelum itu dia menelpon David terlebih dahulu.
“Hallo, den bisa kesini?”
“.................”
“Non Jelita sakit.”
“.................”
“Baik den.”
Tak lama David pun datang dengan segera ia menggendong Jelita menuju mobilnya diikuti dengan Bi Yuyun. Tak butuh waktu lama mereka akhirnya sampai di Rumah Sakit. Segera Jelita ditangani oleh Dokter yang selalu menanganinya. Tak lama dokter itupun keluar dari kamar rumah sakit tempat Jelita sekarang terbaring.
“Bagaimana, dok?” Ucap David begitu Khawatir
“Mana keluarganya Jelita?”
“Saya keluarganya dok kenapa dengan Jelita?”
“Saya ingin bicara dengan ibu dan ayahnya.”
“Ayahnya ada urusan diluar kota dok, ibunya belum diberi kabar.”
“Tolong hubungi kedua orang tuanya secepatnya karena jelita sangat kritis.”
David termenung dengan perasaan yang syok segera ia menghubungi ibu Jelita dan kemudianya Ayahnya. Tak lama ibunya tiba dirumah sakit sedangkan ayahnya baru diperjalanan dan mungkin dipastikan besok baru ia tiba dari luar kota. Ibu Jelita masuk kemar rawat Jelita ia langsung menangis dari tadi ia menahan air matanya namun melihat kondisi anaknya dari suami pertamannya itu ia merasakan sakit.
“Bangun sayang, Ibu udah datang.” Ucapnya saat sudah berada disamping kasur jelita sembari ia mengusap puncuk kepala anaknya itu. Tidak ada jawaban dari Jelita matanya masih setia terpejam.
“Ayo nak bangun, maafin ibu, hiks... hiks....” Ucapnya terisak
“Sabar tan.” Ucap David yang baru saja masuk dikamar rawat.
“Jelita udah lama pengen banget ibunya berada disampingnya seperti sekarang bahkan lengkap dengan ayahnya.” Ucapan David membuat Ibu Jelita merasa sangat bersalah kepada putrinya.
“Bahkan ia sering ke taman dimana tante dan om dulu sering kesana saat Jelita masih anak-anak hingga remaja, ia begitu berharap orang tuanya bisa utuh kembali.” Jelas David ia tidak melihat rawut wajah ibu Jelita yang sudah dibanjiri air mata, David hanya fokus menatap seseorang yang telah lama mengisi hatinya itu.
“Yang lebih tante tidak pernah tau, Jelita menyalahkan dirinya yang buta bahwa karenanya tante dan om bercerai, dia menganggap kalian berdua malu memiliki anak seperti Jelita hingga kalian memutuskan untuk berpisah.” Kali ini David mengucapkan itu dengan melihat kearah Ibu Jelita.
“Hiks...hiks.. jadi selama ini aku sendiri yang menyiksa anakku dengan permasalahan yang tidak pernah ada sangkut pautnya dengan Jelita.” Ucapnya kemudian ia memeluk anaknya itu dengan mata jelita yang masih saja terpejam.
Besoknya kesehatan Jelita malah tambah parah, Jantungnya sudah begitu lemah mungkin karena makannya serta tidurnya yang tidak teratur serta beban yang selalu mengganggunya. Hingga ia tak mementingkan lagi kesehatannya. Ayah Jelita pun sudah tiba ia segera menemui dokter yang menangani anaknya.
“Dok, apa yang sebenarnya terjadi pada anak saya?” Tanya ayah Jelita saat dia sudah berada di ruangan Dokter yang merawat anaknya itu.
“Begini pak anak bapak sangat tertekan hingga mengganggu kesehatannya, makan dan pola tidurnya tidak terjaga hingga membuat daya tahan tubuhnya lemah, dan dari semalam sampai sekarang ia masih kritis” Ucap dokter menautkan kedua tanganya diatas meja.
Ucapan dokter langsung membuat ayah Jelita ingin segara menemui anaknya. Ia pun sudah berada di ruangan Jelita sekarang. Segera ia memeluk anak semata wayangnya itu dan membuat mantan istrinya yang masih terlelap disofa langsung terbangun.
“Jelita ayo bangun, nak.” Ucapnya menghentikan pelukannya kemudian memegang kedua pipi anaknya itu.
“Mas sudah datang?”
“Ngapain lagi kamu disini sudah puas melihat anakmu terbaring lemah seperti ini.” Tegas Ayah Jelita.
“Mas aku nggak pernah ingin semua ini terjadi.” Sanggahnya, “Kita nggak bole sama-sama egois.” Jelasnya.
“Yang egois itu kamu, selingkuh dengan lelaki lain.” Ucapnya tidak dapat menahan emosi.
“Kamu juga egois mas kamu lebih pilih pekerjaan dari pada keluargamu sendiri.”
“Om, Tante kalian masih bersikap seperti ini kalian tidak kasihan melihat kondisi Jelita sekarang?” Ucap David yang baru saja datang.
Ibu dan Ayah Jelita pun terdiam mendengar perkataan David. David yang baru datang dengan membawa sebuket bunga mawar putih perlahan berjalan mendekati Jelita yang terbaring lemah ditatapnya wanita itu penuh cinta kemudian ia simpan bunga itu disamping Jelita.
“Yang jelita harapkan kalian datang memberikan dukungan untuk kesembuhannya bukan memperdebatkan masalah perpisahan.” Ucap David begitu kecewa.
David ingin melanjutkan perkataanya namun terhenti saat suara yang sudah dua hari tidak ia dengar memanggil namanya.
“Daa..vid.” Ucap Jelita dengan suara serak dan lemah tapi masih jelas terdengar.
“Jelita.” Ucap Ibu Jelita langsung memeluk anaknya.
“Maafkan ibu sayang, ibu sudah sangat egois dan mengorbankan perasaan kamu, ibu bercerai sama ayah bukan salah kamu sayang ibu cuman tidak betah dengan ayah yang lebih sibuk kerja sampai lupa ia punya anak dan istri, tapi jujur ibu juga salah karena ibu selingkuh.” Pengakuan ibunya itu membuat Jelita kaget. Ternyata selama ini ibunya selingkuh tanpa ia sadari.
“Maafkan ayah ini semua salah ayah yang terlalu sibuk tapi itu juga untuk kamu sayang.”
“Kalian baru sadar kemana aja, kalian tau aku buta tapi sebenarnya kalian yang menutup mata seolah tidak melihat kalian punya anak. Beberapa hari, minggu, bulan bahkan tahun aku menunggu kalian melihat keadaanku tapi mungkin aku sangat egois mengharapkan sesuatu yang tak mungkin, hiks....hiks.” Ucap Jelita dengan terisak.
“Maaf.” Ucap Ibu dan Ayah Jelita.
“Terima kasih untuk semuanya kasih sayang kalian sejak aku kecil sampai kebencian kalian yang malu karena aku buta.”
“Jangan bilang begitu nak kami tidak pernah membencimu ini semua karena keegoisan kamiyang menjadikannya seperti ini.” Jelas Ayah Jelita.
Dada Jelita pun tiba-tiba sesak ia bergetar hebat yang membuat Ibu dan Ayahnya beserta David cemas.
“Makasih vid, selama ini lo betah disamping aku meski aku buta.” Ucapnya dengan suara yang semakin lemah.
“Hussttt aku ikhlas.” Ucap David mengelus kepala Jelita.
“Kamu harus kuat, aku panggil dokter yah?” Ucap David ingin beranjak namun tiba-tiba saja Jelita menggenggam tangan kanannya.
“Ng..gak uusahh, akku udah capeekk.”
“Pliss jangan bilang gitu.” David membalas genggaman Jelita.
“Ibu, ayah tolong kaalian salingg memaafkann.” Pinta Jelita.
“Ayah sudah memaafkan ibu mu nak.” Ucapnya lalu ia memeluk Ibu Jelita.
“Maafkan aku mas.” Ucap Ibu Jelita membalas pelukan.
 Keduanya pun berhenti berpelukan lalu Ibu jelita berbalik mencium kening anaknya itu. Sedangkan Ayah Jelita menggenggam tangan Jelita sebelah kiri karena David juga menggenggam tangan Jelita yang sebelah kanan.
“Maakasihh unntuk kalian yaang uudah saayang samaa Jelita, teerlebbih kamu David.”
Jelita tersenyum begitu bahagia terlukis pada raut wajahnya yang sudah pucat pasif dan tak lama senyum itu memudar seiring kepergiannya. Semuanya histeris karena Jelita sudah meninggalkan mereka untuk selamanya.
Selesai

Karya Tulis Ilmiah | Artikel | Kota Kalong | Singkat


KOTA KALONG DAN TRADISI Pattaungeng
Kabupaten soppeng adalah salah satu Kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten soppeng terletak di Watansoppeng. Kabupaten soppeng memiliki luas wilayah 1.500,00 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 223.826 jiwa pada tahun 2010. Bukan hanya itu soppeng memiliki banyak keunikan terutama soppeng juga terkenal dengan sebutan Kota Kalong atau Kota Kelelawar karena tidak heran jika soppeng memang dijuluki sebagai Kota Kalong sebab kelewar banyak mendiami kota tersebut yang menariknya kelelawar banyak terdapat dipusat Kota Soppeng atau bisa dikata ditengah kota yang penduduknya berlalu-lalang yang lebih menariknya kelelawar dipusat Kota soppeng tersebut tidak terganggu dengan aktivitas manusia begitupun sebaliknya.
Saya bangga bisa lahir ditanah kelahiran saya yakni watansoppeng, karena begitu banyaknya kebudayaan yang dimiliki dan kemakmuran masyarakat soppeng membuat saya sangat betah bisa menjadi salah satu penduduk soppeng. Serta saya sangat merasa ikut berperan aktif melestarikan kebudayaan soppeng. Terlepas dari itu Kota Soppeng juga memiliki berbagai macam kearifan lokal yang salah satunya adalah Pattaungeng. Kebudayaan Pattaungeng merupakan kebudayaan yang secara turun-temurun menjadi tradisi yang selalu dilakukan saat musim kekeringan melanda Kota Soppeng. Kebudayaan tersebut merupakan kebudayaan yang dianggap sakral oleh masyarakat soppeng sendiri.
Warga bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng pada tahun 2016 lalu melaksanakan ritual adat pattaungeng di sumber mata air Ompo. Satu-satunya sumber air yang dimanfaatkan masyarakat Soppeng untuk memenuhi kebutuhannya. Namun, mata air Ompo pada tahun lalu mulai mengering. Lantaran itulah, warga Soppeng menggelar ritual adat pattaungeng yang merupakan kearifan lokal warisan leluhur Kerajaan Soppeng.
Dalam ritual itu, masyarakat akan mempersembahkan kepala sapi yang diletakkan di kotak bambu dan di dalamnya turut diberi sesajen. Tak hanya itu, saat ritual tersebut dihadirkan sejumlah makanan khas masyarakat Bugis Soppeng beserta tiga nasi berbahan pokok ketan, yakni beras ketan hitam, putih, dan merah. Kepala Sapi dan beberapa sesajen termasuk tiga warna nasi dari beras ketan itu kemudian dilarung ke Sungai Ompo dengan tujuan sebagai penghormatan kepada roh leluhur. Terlibat dalam prosesi sakral itu tokoh adat yang dikenal sebagai orang pintar di kampung tersebut.
Akan tetapi walaupun budaya masih sangat dipengang erat tidak selalu harus dikaitkan dengan hal-hal gaib karena kebudayaan ini memang lebih murni untuk menggambarkan kelestarian budaya yang ada disoppeng. Bagitulah penuturan yang pernah diutarakan Wakil Bupati Soppeng Supriansyah Mannahawu yang hadir pada kegiatan adat tersebut.
“Bagaimana tanggapan bapak terkait teradisi pattaungeng yang sekarang diselenggarakan di Kawasan Omppo?” Tanya salah seorang wartawan pada tahun lalu.
"Ritual ini sejak dulu memang sudah dilakukan oleh nenek kita, jadi saya harap tidak dikaitkan dengan hal-hal lain. Karena ini murni sebagai upaya melestarikan adat istiadat yang ada di Kabupaten Soppeng," kata dia.
Adapun berkurangnya debit air di kawasan wisata alam Ompo, menurut Supriansyah, disebabkan banyak faktor. Di antaranya saat ini sumber mata air Ompo bertambah fungsi, yakni dijadikan konsumsi masyarakat melalui pipa Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Padahal, sebelumnya, hanya digunakan untuk permandian saja.
"Saat ini air Ompo dialirkan ke masyarakat Soppeng, jadi wajarlah jika debit air Ompo mulai berkurang. Semoga tradisi pattaungeng yang kita laksanakan ini membawa banyak kebaikan dan terjaga sampai generasi selanjutnya," Wakil Bupati Soppeng itu mengungkapkan.
Saya juga begitu sangat tertarik dengan kebudayaan soppeng yang satu ini karena walaupun sekarang sudah memasuki zaman modernisasi namun, soppeng tetap mempertahankan kebudayaan yang dimilikinya secara turun-temurun. Saya sebagai generasi penerus bangsa terutama kota soppeng tertantang untuk lebih melestarikan kebudayaan yang ada didaerah saya yakni soppeng. Dengan melestarikan kebudayaan soppeng yang ada maka saya akan lebih mencintai daerah saya karena saya merasa begitu bersyukur bisa lahir disoppeng.
Pesan saya untuk masyarakat soppeng cintailah daerahmu karena begitu banyak potensi alam dan keanekaragaman yang dimiliki. Bagi saya keunikan dari setiap daerah itulah merupakan harta dan warisan dari nenek moyang yang sangat perlu untuk dijunjung tinggi. Maka dengan adanya keunikan dan keanekaragaman tersebut bisa lebih mendorong soppeng menjadi daerah yang tidak hanya subur dan makmur tapi bisa saling menjaga toleransi antara sesama. Maka kalian patut untuk kesoppeng!